
Teknokra punya tenaga baru di artistiknya. Lagi-lagi, perempuan. Harus tahan begadangan nih. Tapi seperti biasa, Teknokra bukan kantor. Walaupun jabat sana jabat sini, semua orang bisa belajar. Jadi inget ketika saya ada di posisi mereka.
Sewaktu nemenin junior nge-layout, saya menahan diri untuk gak pegang langsung. Cuma perhatiin aja dari belakang. Junior-junior saya dah mulai pinter. Quick learner! Semoga Teknokra dapet lagi bibit baru penerus Kak Joko, Kak Sani, Mas Dede, dll. Mereka-mereka semua udah pada 'ciaow!'
Harapan besar pada mereka.
0 comments:
Post a Comment