if (typeof document.onselectstart!="undefined") { document.onselectstart=new Function ("return false"); } else{ document.onmousedown=new Function ("return false"); document.onmouseup=new Function ("return true"); } --!> Zetya Hardez's Design

Kritik dari Georgia Scott

Pada September 2006 lalu, Georgia Scott hadir di Lampung. Seorang Art Director The New York Times. Seorang wanita kulit hitam bergaya eksotik. Pakar desain koran. Dia hadir untuk memberikan nuansa baru tentang desain koran. Lampung termasuk beruntung kedatangan tamu internasional sekaliber Georgia. Dia datang bersama Eva Danayanti, dari Pantau, pihak yang mendatangkan Georgia. Di sini Pantau bekerjasama dengan Bengkel Jurnalisme, sebagai panitia lokal yang dipercaya oleh Pantau untuk mengurusi kedatangan Georgia.

Lampung Post dan Radar Lampung, adalah dua lokasi yang dihadirinya. Sayang sekali Georgia tidak sempat datang ke Teknokra. Tapi dia rela menyediakan waktunya untuk mengkritisi Majalah Teknokra. Yang turut berbincang adalah Saya, Erie Khafif M (Pemred Teknokra), Eva Danayanti (Pantau). –Maaf kalau ada yang terlewat. Berikut kritik darinya.

Georgia hanya mengkritisi majalah Teknokra Edisi 3, yang berjudul Pulau Hinji Binyak (artinya: Pulau ini Milik Saya). Tampak kertas-kertas petanda catatan terselip di Majalah Teknokra. I did it last night, ujarnya.

Halaman 21. Rubrik: Inovasi. Judul: Turbin, Pembangkit Listrik Murah Meriah. Penulis: Iskandar Saputra. Layouter: Taufik JA. Kritik: text wrap pada ilustrasi mengganggu pemandangan. Ada penggalan yang seharusnya dapat dihilangkan saja. Be careful using text wrap, ujar Georgia.

Halaman 26. Rubrik Peristiwa. Judul: Adu Besi di Pulau Sebesi. Penulis: Rieke Pernamasari. Layouter: Suci Gizela P. Kritik: Drop cap pada kata ‘Jauh’. Huruf ‘J’ menggunakan jenis font Serif. Sehingga kakinya menimpa kata-kata di bawahnya. Better use the sans serif for drop cap, ujar Georgia. Jangan menghabiskan waktu pembaca untuk sekedar memikirkan, ‘ada kata apa ya di baliknya?’

Halaman 63. Rubrik Wawancara Khusus. Brigadir Jenderal Pol. Drs. Suharijono Kamino: “Masyarakat Harus Perang dengan Narkoba” Pewawancara: Erie Khafif Mukti (PemRed) dan Padli Ramdan (RedPel). Layouter: Taufik JA. Dan Halaman 64. Rubrik: Resensi buku Pramoedya Ananta Toer, ‘Saya Terbakar Amarah Sendirian”. Penulis: Yudi Nopriansyah. Layouter: Taufik JA. Halaman 67. Rubrik: Olahraga. Judul: Gajah Lampung Beranak Medali Emas. Penulis: Padli Ramdan. Layouter: Taufik JA. Kritik: Cropping dan pemilihan foto yang tidak hati-hati dan tidak pas.

Halaman 89. Rubrik Lingkungan. Judul: Mengenali Gempa di Lampung. Penulis: Romadoni Yunanto. Layouter: Suci Gizela P. Kritik: Pada halaman ini terdapat keterangan grafik. Georgia hanya mengingatkan tentang Graphic and Maps yang sebelumnya telah dia sampaikan. Bahwa harus sesuai fakta, dan menganut paham The Three Second Rule.

==

Saat itu, Georgia hanya memberikan kritiknya saja. Tidak meberi pujian. Ketika ditanyakan dia hanya menjawab, "I do not come here for that."

Thanks Georgia for your time..

Acuan Awal Desain Surat Kabar

Hal awal yang sebaiknya dipersiapkan untuk mendesain sebuah surat kabar adalah: Harus Paham Teknologi (menguasai beberapa software aplikasi layout), Know What Editor Want, Consider Goal of Newspaper, dan juga Best for Reader.

Aturan mendasar yang biasa dipakai sebagai acuan me-layout sebuah media (surat kabar).
1. Sederhana, membawa mata nyaman untuk membaca.
2. Ada sesuatu yang ditonjolkan. (Buat satu dominasi, buat pembaca untuk fokus pada satu hal). Tidak meletakkan banyak foto dan gambar. Walaupun bagus, namun jika diletakkan dengan tidak proporsional, pembaca akan jenuh untuk melihatnya. Ataupun juga tidak mendominasi halaman dengan tulisan.
3. Buat semacam Hierarki. (Mengenai ukuran, aturan Headline, foto, posisi halaman, dll). Atraktif, simple. Hal ini ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan bersama.
4. Keseimbangan. Jangan membuat layout bagian atas lebih ‘berat’ dibandingkan layout bagian bawah.
5. Pengaturan lebar dan panjang kolom. Tidak terlalu lebar, dan juga tidak terlalu sempit. Tidak panjang dan tidak juga pendek. Idealnya, lebar kolom minimal 7 point, dan maksimal 18 point. Ukuran ini didapatkan berdasarkan hasil riset pada tahun 1980-an. Baik dari segi kenyamanan mata, maupun penyesuaian persaingan bisnis dengan media elektronik yang kala itu makin berkembang.
6. Penggunaan warna, lebih baik untuk kenyamanan pembaca. Terutama untuk rubrik yang berisikan informasi utama.
7. Penentuan spasi yang tepat. Tidak terlalu jarang, tidak juga terlalu dekat.
8. Penggunaan garis. Setiap garis mempunyai filosofinya sendiri. Bukan asal garis.
9. Pengelolaan Allignment. Ketika satu judul rata tengah, maka semua judul pada satu halaman sebaiknya rata tengah.
10. Sering gunakan Pullout/Teaser. Ini baik untuk jeda pada berita.
11. FIREWALL. Don’t you dare to forget it. Pemisah antara iklan dan berita.
12. Foto yang baik, adalah foto yang memuat informasi. Sebaiknya jangan meletakkan informasi di atas foto yang penting. Buat pembaca untuk melihat fotonya terlebih dahulu.

Dalam surat kabar, pemberitaan dikelola oleh bagian redaksi. Dan layouter di Teknokra, masuk dalam Bidang Redaksi. Editor yang menentukan berita, dan Layouter yang menentukan Desain. Ada pembagian kerja yang jelas. Tidak tumpang tindih. Tidak apa-apa saling memberi masukan. Tapi jangan sampai mendominasi, sehingga bisa jadi seorang Layouter kehilangan mood-nya karena terlalu banyak diberi masukan oleh Editor. Biarkan saja Layouter bebas berkreasi, setelahnya baru bisa memberi kritik yang baik.

Layoutan akan mencerminkan sang Layouter-nya. Karena acuan baik dan buruk tiap kepala akan berbeda. Untuk itulah diperlukan kerjasama tim yang baik, dimana saling berdiskusi untuk menyatukan isi kepala. Jika diperlukan, maka lakukan riset. Karena riset dilakukan untuk menemukan apa yang terbaik.

Graphic and Maps
Untuk membuat suatu grafik, desainer harus memiliki Insting Jurnalis. Dan tentu saja, karena berhubungan dengan data, harus ilmiah dan matematis. Grafik, dalam media merupakan hal penting. Karena dapat memudahkan pembaca untuk membaca data, dan membuat sesuatu yang rumit, berubah menjadi menarik.
Sebagai langkah awal, yang harus dilakukan adalah berkolaborasi dengan editor, jurnalis, tim artistik, dan semua pihak yang berkaitan dengan grafik yang akan dibuat. Langkah selanjutnya adalah, bagi desainer yang senang menggunakan warna, warna baik untuk pemisah item yang satu dengan yang lain. Desainer harus dapat melihat proses dan tahu apa yang editor ingin sampaikan. Kemudian elemen-elemen pada setiap cerita. Desainer harus mampu berpikir secara visual. Dan yang teroenting adalah judul grafik dan caption. Hindari judul yang sama dengan Judul Berita.

Kriteria Grafik yang Baik
Grafik merupakan elemen lain yang membuat pembaca tertarik. Pembaca akan mengerti isi pesan hanya lewat grafik, walaupun pembaca belum menyelesaikan cerita. Beberapa kriteria grafik yang baik adalah: ide yang kompleks, bisa secara sederhana dikomunikasikan lewat grafik. Jelas dan efisien. Berisikan informasi dan substansi.

Maps (peta)
Usahakan untuk tidak meng-copy paste begitu saja. Karena tindakan itu bisa dikatakan plagiat. Kecuali kita mencantumkan sumber di dapat. Itupun kalau benar-benar terpaksa. Media besar biasanya terpercaya dalam hal keakuratan berita. Begitu juga dengan peta. Biasanya mereka menerapkan sistem skala dalam pembuatannya.

The Three Second Rule:Bila selama tiga detik setelah selesai membaca grafik, pembaca tidak lupa, maka grafiknya berhasil. Bila selama tiga setik setelah membaca grafik, pembaca tidak dapat menangkap informasi apa-apa, maka grafiknya dikatakan gagal.”

Zetya Hardez
(diolah dari pelatihan bersama Georgia Scott, Art Director The New York Times, America).

Peta Unilaku..


Dibuat pakai program Illustrator. What the hecks! Betapa sulitnya menentukan prespektif... :(

Vector Aninda


Aninda Nurina. Mantan teman sebangku. Sekarang di di Unpad. Vector ini dibuat untuk hadiah ulang tahun dia. Miss Her.. m(_ _)m

My Red Ride


I Hardly Live Without You...

Makalah Pelatihan Layout

Makalah ini dibuat untuk bahan In House Trainning, yang kebetulan saya sebagai fasilitatornya. Isa bahan adalah hasil 'adukan' dari perlbagai sumber. Salah satunya adalah bahan Fitra Murat (artistik Majalah Tempo) ketika mengisi di Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa tingkat Lanjut 2003. Ketika itu Teknokra menjadi panitianya. Ketika Fitra mampir ke Teknokra, dia memberi banyak masukan. Thx to Fitra. :-)



Bandingkan dengan karya aslinya. (yah, 11-12 lah, hehe!)

Ilustrasi Vector (edisus)

Masuk dalam Rubrik Vector.


Ini sampel perubahan proses dari gambar tangan (Kiri), kemudian di-trace menggunakan software ilustrator (Kanan).


Untuk halaman pembuka rubrik.


Sampel desain vector.

NB: Gambar kedua diambil dari scan iklan minuman. Sedangkan yang bawah dari iklan jam tangan di sebuah majalah nasional.

Labels: ,

"Inul Bill"

Mirip Inul gak? Hehe. Vector ini dari iklan Film Kill Bill. Ditampilkan pada Ekshibisi Desain Grafis Komunikasi tahun 2004. Ketika dah jadi, ternyata rada mirip Inul. Jadi dikasih nama "Inul Bill!" ^_^


(lorong gedung C FISIP Universitas Lampung)

Labels: ,

Alur SIAKAD Unila



Penjelasan mengenai alur SIAKAD di Universitas Lampung. Dimuat di Edisi Khusus Mahasiswa Baru Unila 2006.

Ilustrasi Rubrik Edisus Teknokra


Saya dari dulu selalu susah buat ilustrasi. Gambar2 ini untuk ilustrasi tips n trik, gimana cara agar semangat belajar. Untuk yang atas, saya gambar seorang mahasiswa, tampil semrawut, tapi agak girly. Sebenarnya ini dibuat sebagai negasi. Aktivis mahasiswa tidak selalu identik dengan kesemrawutan. Tapi justru mereka-mereka yang berdaya intelektual tinggi, dan dapat menjaga perilaku. (Harus jantan dong! Hehe).


Untuk gambar yang ini, sebenarnya menyindir pihak 'atas'. Gayanya saja yang necis. Tapi pelayanan ke mahasiswa (kebanyakan) relatif buruk. Makanya cuma pake 'kancut' aja. Huahahaha! Gak bisa ngebayangin kalo ada pihak 'atas' yang berpakaian seperti itu, lalu ditanya mahasiswa, "kok gak pake celana, Pak?" "Ya, 'begini'lah saya."

Iklan Edisus Teknokra 2006


Iklan Ucapan Puasa.

Iklan Kreatif. Kalo yang satu ini buatan teman seperjuangan saya, Rio Aditya Nugraha. Dia memang JAGO gambar kartun. Saya sih juga berharap dia bisa pamerin karya2nya yang luar biasa itu di jagat maya ;p.
Unit Kreatif Usaha di Teknokra memang khusus untuk diversifikasi usaha Teknokra. Supaya pembelajaran untuk mandiri bisa tertularkan ke krunya. Sekalian juga menunjukkan kualitas desain Teknokra tidak kalah loh, dengan yang lainnya. Unit kreatif sering mendapat orderan buat desain, salah satunya adalah buku tahunan.

Ada hal menarik (sekaligus men-dongkol-kan sebetulnya) yang diceritakan teman Teknokra saya, Linda. Ada laki2 datang ke sekolah t4 teman saya mengajar PPL di SMP 2 Bdl. Dia datang untuk menawarkan jasa desain buku tahunan, dengan MEMBAWA CONTOH BUKU TAHUNAN HASIL DESAIN TEKNOKRA! Dengan mengaku itu adalah hasil desain Advertising mereka. Akhirnya Teman saya tanya, "Mas, itu kan desain Teknokra kan?!". Lelaki itu cuma celungak celinguk salah tingkah. Ckckck!
Betapa buruknya penghargaan atas suatu desain.

Labels: ,

Kartu Ucapan Teknokra

Undangan Reuni Akbar Teknokra (saat merayakan ultah ke-30 -pada 1 maret 2007 lalu-).


Kartu Lebaran tahun lalu.

Labels: ,

Transforkyay

Perfect match!





Labels:

No Meaning

Buat Eksibisi Desgraf. Dadakan. Buatnya cuma pake pen tool, trus di fill pattern.
Teks: No Meaning. (Tapi bukan berarti gak ada makna sama sekali. Karena saya yakin setiap hasil karya mempunyai arti sekecil apapun).

Labels:

Iklan LPK Griyacom

Untuk sampel rancang Iklan LPK Griyacom Bandarlampung.


Pamflet 'Filosofi Kopi' Dewi Lestari

Pamflet acara bedah buku kegiatan Hima Komunikasi Unila. Penanggung jawabnya adalah Bidang Jurnalistik.

Yang ini sudah pernah saya posting di blog 'gizhel'. Tapi karena saya memang berniat memindahkan/menyalin segala desain yang ada di dalamnya, jadi saya posting lagi. Sekalian ingin bercerita ulang. Ini desain pamflet paling favorit yang pernah saya buat. Terutama karena kekontrasan warna. Jadi agak memuaskan ketika sekedar difotokopi. Dibuat tiga hari menjelang acara. Dan untung saja peserta lumayan banyak.

Buku yang berkualitas. Pembicaranya pun tak kalah kualitasnya. Sayang sekali Dee tidak turut dihadirkan.

Labels: , ,


(Kerjaannya anak Jurnalistik Hima Komunikasi Unila)

Ukurannya cuma 14x14cm. 24 Halaman. Channelkom ini adalah buletin jurusan Ilmu Komunikasi Unila. Yang mengurusi ya pengurus Hima-nya (Himpunan Mahasiswanya). Dan kebetulan posisi saya di bidang jurnalistik, sebagai layouternya. Prosesnya, walah! Lama sekali. Karena kesibukan masing-masing anggota, maka Channelkom hanya terbit satu kali setahun waktu kepengurusan kami. Karena itu kami berusaha untuk 'membayar'nya dengan (inginnya) 'gila-gilaan'. Untuk cover, kami print sendiri, numpang di tempat teman. Tim sudah sedia cutter, gunting, dan staples. Halaman dalam di print laser. Jadi warnanya asli. Dicetak sebanyak 200 eks. Pokoknya, waktu itu kami belajar untuk menjadi orang percetakan. (Yang ternyata, fiuuuh! Melelahkan.)

Butuh seharian untuk merampungkannya. Tapi kami puas, lega. Terharu deh. :-)

NB: Thanks for the team. Lumayanlah kerja bareng kalian.

Wallpaper Iseng



Teks: "Good reason for good people". Ini gak ada maksudnya. Namanya juga iseng. Jadi inget slogan sebuah iklan kan? :-)

Labels:

Drawing Jamalam Lumbanraja

Nah ini dia draw paling favorit saya. Karena saya kesulitan saat menggambar kacamatanya. Dituntut untuk bercahaya! Yah, walaupun tidak terlalu kentara, tapi saya senang dengan prosesnya. Cepat dibandingkan dengan gambar yang lain. Hanya 3 jam! (wah, menurut saya sudah cepat loh, hehe).
Dimuat di Teknokra News
Jamalam Lumbanraja. Dosen Pertanian Unila.
*drawed on 21/12/2006

Drawing "For Us"

Jadi inget, November 2005, teman-teman satu jurusan membuat video klip lagu ciptaan teman. Judulnya "For Us". Ceritanya saya agak kurang paham. Karena dulu, tau-tau diminta tolong untuk gambar. Waktu itu bilangnya untuk ditampilin diakhirnya. Tapi ternyata gambar ini dipakai untuk covernya. (Senang juga, sih! :p)

Untuk gambar ini, saya agak kecewa. Karena saya kehilangan gambar aslinya. Ini difoto pada saat saya selesai membuat sketsanya. Di meja belajar kamar saya. (Haha, mungkin karena saya tau bakal kehilangan). Saya memang menyerahkannya pada teman saya. Tapi saya sempat wanti-wanti, "inget ya woy, disimpen. Seni tuh tak ternilai."

Apalah daya, sampe sekarang gak tau wujudnya ada dimana. *sigh.




Model: Nandra dan Miu (Ilmu Komunikasi Unila 2004)
*drawed on 22/11/2005

Warna Favorit

Fren, banyak ada bertanya sama saya, "Kok suka warna coklat dan oren?"

Padahal, saya suka pada semua warna. Tapi jujur, entah kenapa setiap mendesain, di kepala saya selalu saja identik dengan warna coklat kulit itu. Makanya kebanyakan desain saya warna itu. Saat saay mendesain Undangan Reuni Akbar Teknokra, dengan warna dominan coklat kulit (wah, saya ndak tau nama lainnya. Salem bukan, ya?), ada teman ngomong, "Ini pasti buatannya Uchy. Gw gak suka!" Haha, dia gak suka karena kenapa bukan warna ungu, warna kesukaannya. Sementara, ketika seorang teman mendesain kartu dengan warna dominan biru, saya bilang, "kok biru mulu sih? Kagak ada warna laen ya?"

Wah wah, inget itu jadi pingin ketawa. Ternyata semua tergantung selera. So, selamat menikmati selera saya yah! Hehe. :-)

Vector Diri


"Kartu Nama"


Ini saya sebut: "Topengku"

Drawing Liza

Wah, saya senang betul ini... Mendapat kesempatan menggambar lagi walaupun saya sudah di posisi Kepala Kesekretariatan. :-) Tapi disayangkan. Saya dikasih kesempatan ini ya karena 'kecelakaan'. Alias orang yang seharusnya mendapat job tidak datang-datang. Masuk di Rubrik Ekspresi Teknokra News edisi 81. Dicetaknya sih memang hitan-putih. Tapi saya ingin membiasakan diri untuk mewarnai.

Liza.

*drawed on 24/11/2006

Drawing Piping SP


*drawed on 25/05/2005

Piping Setia Priangga (Dosen Pengantar Agama Islam FISIP Unila).

Masuk dalam rubrik Ekspresi Teknokra News. Saya lupa edisi berapa. Layoutan news-nya juga keren! Dengan latar belakang kertas jaring -hal kontroversial dari Piping. (Makasih layouter :p).

Draw yang lolos adalah yang kedua. Karena lebih mewakili kepribadian sang Dosen. Katanya yang draw pertama kemudaan :p

Drawing Darun


*drawed on 30/07/2004
(Wah, Sy nge-blank nih! Saya lupa waktu tu gambar beliau untuk rubrik apa ya? Nantilah saya cek lagi arsip2 lama).

Drawing Ulil dan Yulianti (Majalah Teknokra Edisi 1)

Majalah Teknokra Edisi April 2005

Ulil Abshar Abdalla (JIL)
Rubrik: Wawancara Khusus
Judul: "Tak Ada Paksaan dalam Islam"Ket: Ketika itu Ulil sedang mengisi diskusi di Aula Museum Lampung, November 2004. Wartawan Teknokra yang melakukan wawancara adalah Ahmad Wildan (sekarang berdomisili di Jakarta).


*drawed on 29th December 2004

==

Yulianti alias Mbak Iyung (Guru pulau terpencil)
Judul: "Pahlawan bagi Pahawang"
Seorang guru, pejuang pendidikan, di sebuah pulau di Selatan Propinsi Lampung. Masih standar (sampai sekarang). Waktu itu khawatir juga kalau2 tidak mirip. (Dan sayang sekali saya tidak tahu foto aslinya ada di mana :<). Tapi saya dimotivasi sama senior saya. Disuruh yakin, namanya juga belajar. Cerita lengkap tentang mereka, silakan baca Majalah Teknokra Universitas Lampung Edisi 1.


*drawed on 2005 (kiri)

Si Uchy Kecil



*drawed on 25/11/2007

Ini drawing diri saya sendiri. Waktu pertama kali kenal yang namanya gambar muka, ya, korbannya saya sendiri. n_n (Jadi wajar dunks agak berantakan!) :p Tapi setiap melihat gambar ini, saya jadi ketawa sendiri, lucu ya wajah saya, haha! Makasih mama.. (loh kok?). Niy sekelumit tentang mama saya.

Labels: ,

GIZHEL BUKA CABANG!

Huaaah! Akhirnya, cita-cita lama yang terpendam, terwujud juga. Yaitu punya blog khusus yang berisi desain-desain saya, gambar-gambar saya, pokoknya yang berkaitan dengan desain deh! n_~

Yang namanya ikut-ikutan bukan berarti plagiat kan? Soalnya itu yang saya lakukan. Ya ikut-ikutan buat blog desain. Ikut-ikutan mempublikasikan hasil karya, walau tidak seberapa. Ikut-ikutan buat nambah-nambah kerjaan. Tapi ikut-ikutannya positif kaaan? :-)

Nanti, dalam blog desain saya bakal terpampang desain-desain saya yang lama. Untuk yang baru, nyusul yah! Soalnya koleksinya masih minim sekali. Ugh! Doakan saya!

Berbeda dengan blog saya yang satunya, gizhel.blogspot.com. Isi yang berkaitan dengan desain akan saya pindahkan ke blog desain. Maksudnya ya biar fokus gitu. Kalo blog yang ini kan isinya tentang perjalanan manis asem asin pahitnya hidup saya, tentang keluhan dari seorang saya yang tidak seberapa, dan tentang curhatan saya. Khawatir saja kalau-kalau pengunjung jadi bosan. (Wuih! Geer, sok dikunjungi, hehe!).

Ditunggu ya kunjungannya. Kalau bisa, mbok ya kasih komentar begitu.. Biar kita bisa berkembang lebih maju. n_n Ya toh?

Wassalam.