Oleh WEDHA ABDUL RASYID | 2010-07-07
Selama ini setiap kita melihat karya seni rupa pop art, selalu saja yang tersaji adalah karya yang penuh warna meriah, sehingga wajar bila kemudian orang beranggapan bahwa seni rupa po art itu harus warna-warni. Bahkan kemudian imej beragam warna ini dianggap sebagai ciri utama dari seni rupa pop art. Nggak terlalu salah memang, tapi saya kira juga kurang pas betul.
Dalam silsilah seni rupa, seni pop art disebut sebagai keturunan dari seni rupa modern. Orang tua kandungnya adalah dadaisme. Ini menurut Soedarso SP dalam bukunya, Sejarah Perkembangan Seni Rupa Modern. Batasan seni rupa modern sendiri begitu rumit dan banyak. Yang sering mengacaukan adalah adanya kata modern di situ. Banyak yang keliru menganggap bahwa karya seni rupa yang dibuat di jaman modern, otomatis disebut seni rupa modern. Dari banyak dan rumitnya batasan sebagai cap seni rupa modern, akhirnya para ahli sepakat bahwa faktor kreatifitaslah yang mutlak harus ada pada seni rupa modern.
Read more »
Selama ini setiap kita melihat karya seni rupa pop art, selalu saja yang tersaji adalah karya yang penuh warna meriah, sehingga wajar bila kemudian orang beranggapan bahwa seni rupa po art itu harus warna-warni. Bahkan kemudian imej beragam warna ini dianggap sebagai ciri utama dari seni rupa pop art. Nggak terlalu salah memang, tapi saya kira juga kurang pas betul.
Dalam silsilah seni rupa, seni pop art disebut sebagai keturunan dari seni rupa modern. Orang tua kandungnya adalah dadaisme. Ini menurut Soedarso SP dalam bukunya, Sejarah Perkembangan Seni Rupa Modern. Batasan seni rupa modern sendiri begitu rumit dan banyak. Yang sering mengacaukan adalah adanya kata modern di situ. Banyak yang keliru menganggap bahwa karya seni rupa yang dibuat di jaman modern, otomatis disebut seni rupa modern. Dari banyak dan rumitnya batasan sebagai cap seni rupa modern, akhirnya para ahli sepakat bahwa faktor kreatifitaslah yang mutlak harus ada pada seni rupa modern.

