Sebenernya saya gak ngerti apa ini maknanya merubah logonya, jadi pas dikecilin, logonya jadi pas keliatannya, atau cuma membuat ‘alternatif’ logo, alias ya itu, logo kedua.
Kalo menurut saya, ini ide bagus. Tergantung jg dari keIDEALISMEan sang pemunya logo. Biasanya kalo kolot, susah buat alternatifnya, karena itu diartikan sebagai MERUBAH LOGO.
Well, bagi yg telanjur, cara ini bisa ditempuh. Mungkin, cara bijak dari awal adalah membuat logo yang bisa diaplikasikan ke berbagai ukuran, dan juga bagus ketika di laser-print, alias dipotokopi.
Great knowledge for me. :p
Sumber: http://www.youtube.com/watch?v=kzacIuj5YEE
0 comments:
Post a Comment